Tentangku Dan Blog Ini

IMG-20151029-WA0011_1

Semak-semak bikin gatel di mata orang, pajangan di mataku. Saat kebanyakan orang cuma bisa lihat nilai uangnya, aku bisa lihat potensinya. Itu bukan cuma urusan barang. Berlaku juga untuk pilihan laki-laki buat suami.

Tahun 2011 aku ketemu jodohku, seorang operator forklift yang penghasilannya di bawah 5 juta per bulan, dari keluarga pas-pasan. Aku sendiri guru kursusan Bahasa Inggris; anak pensiunan kolonel polisi; semasa gadis ngajar bawa mobil. Setelah lepas dari orang tua, kalau nggak kenceng mutar otak, ya ditelan hutang. Syukur alhamdulillah ngirit buatku hobi.

Blog ini bukan blog tentang pengelolaan uang. Apalagi blog tentang jalan menuju sukses dan meraih mimpi. Nggak menguasai medan. Blog ini adalah catatanku menjawab tantangan ngirit tanpa jadi pelit atau murahan dalam kehidupanku sehari-hari.

Buat gambaran besar, aku harus hidup di lingkungan sosial kelas menengah dengan pendapatan kelas bawah. Lebih-lebih sejak berhenti mengajar setahun lalu. Harus melatih diri mengubah yang biasa menjadi istimewa dengan sesedikit mungkin uang. Kalau bisa nggak pakai mbayar. Mlintir kata-katanya Andre Hirata, berusaha menjadi ‘seniman kehidupan sehari-hari’.

Apa ngirit tanpa jadi pelit atau murahan itu mungkin? Selain hobi ngirit, aku juga hobi jujur. Jawabanku: Aku sendiri nggak tahu. Tapi yang selalu kukatakan ke murid dan ponakan, “Jangan bilang nggak bisa sebelum mencoba.” Maka hobiku yang ketiga–menantang diri sendiri–mengkomando otakku untuk memenuhi karir ibu rumah tanggaku dan kontrakanku dengan keindahan dan keunikan yang kubeli dengan kreatifitas. (Meski nggak kreatif-kreatif amat. Ngiritnya yang menculek-culek mata.)

Jadi buat yang suka yang indah-indah nggak pakai mahal, yang butuh ide-ide sederhana untuk merubah yang biasa-biasa saja jadi istimewa atau yang penasaran lihat polahnya guru Bahasa Inggris yang banting setir jadi ibu rumah tangga: Selamat datang di Rumah Barang Tinggalan.

Semoga blog ini jadi sebesar-besar manfaat bagi siapapun yang mampir.

-Rinda-

Surabaya, Agustus 2016

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s