9 Ide Bungkus Kado Non-Kertas Kado

Minggu lalu adik iparku sambat. Tiga teman sekolah ponakan merayakan ulang tahun. Harus nyiapkan tiga kado sekaligus karena di tiga hari berturut-turut. Yang nggak pernah sambatan gini  pasti baru pindah ke Indonesia. Atau, terlahir dengan DNA yang namanya Gen Anti-Sambat.

Sebagai ibu rumah tangga pintar mari kita gunakan energi dan uang untuk mencari solusi berhemat di biaya sosial rumah tangga kita demi tingkat tabungan.

Aku tahu hadiah uang lebih disukai di mantenan atau sunatan. Aku mulai berani nggak manut dalam hal ini. Pembelaanku: kita lebih bisa berhemat dengan ngasih barang.

Satu: Tiap orang punya preferensi yang sifatnya sangat individu. Kalau kita kenal seseorang dengan baik, kita bisa memberinya sesuatu yang membuatnya tersentuh tanpa ngeluarkan uang sama sekali.

Sepupuku yang separuh Australia sangat menyayangi keluarga. Dia merasa dekat dengan Uncle Ridwan, ayahku. Ketika kami bertemu di Bali tahun lalu–1.5 tahun setelah Ayah meninggal–aku memberinya plakat nama Ayah. Dia nahan nangis waktu kadonya terbuka dan lihat apa yang dia dapat. Aku dan Ayah sama-sama nggak ngeluarkan uang untuk plakat nama itu. Hadiah dari orang juga.

Ponakanku suka segala sesuatu yang warnanya merah. Mau itu harganya Rp10.000 atau Rp1.000.000, asal merah, dia sama senangnya.

Dua: Barang-barang yang bisa dijadikan hadiah banyak. Nggak harus beli. Barang-barang pemberian yang nggak kupakai karena nggak muat atau nggak pantes untukku atau bukan seleraku bisa kujadikan hadiah. Kalau memang harus beli, bisa beli di saat-saat obral, sambil jalan-jalan. Pokoknya nggak kesusu aja bisa dapat barang bagus dengan harga lebih murah.

Tiga: Ketika kita ngasih uang, yang dilihat penerima kan cuma nominal uangnya. Sementara saat seseorang terima kado, yang dilihat ada dua; bungkusnya dan isinya. Orang normal yang matrenya nggak keliwatan pasti senang terima kado yang bungkusnya cantik/indah/unik. Makin kreatif bungkusnya, makin nggak penting isinya.

Nah, di post ini aku ngumpulkan model bungkus kado yang bisa ngalihkan perhatian orang dari isinya, (sepertinya) gampang ditiru dan memanfaatkan bahan-bahan yang lebih murah dibanding kertas kado atau malah bisa pakai kertas-kertas sisa.

Semuanya kuambil dari Pinterest, dari sumber yang berbeda-beda. Minta maaf yang sebesar-besarnya karena nggak bisa ngasih kredit ke sumber pertama. Begitu banyak yang ku-download, aku nggak sabar harus mencatat sumbernya satu-satu. Yang mau njewer telingaku silakan datang ke rumah. Yang cari tutorial-nya, silakan cari sendiri di Pinterest di Gift Wrap.

Ini dia. Kumulai dari yang menurutku paling sederhana.

image

Kertas putihnya bisa pakai kertas kalender bekas. Asal nggak terlalu tebal, jadinya bisa rapi seperti di gambar. Template tag dan bintangnya bisa dicari di Google. Dibuat dari kardus jajan bisa. Aksen seperti kertas kado di bagian tengah itu sepertinya Washi Tape tapi bisa kok diganti kertas kado. Pastikan aja warna kertas kado, tag dan bintangnya berkoordinasi. Talinya yang sepertinya harus beli. Diganti pita mungkin?

image

Hampir sama dengan yang tadi. Cuma talinya diganti pita dan tag-nya diikat dengan cara yang nggak biasa.

image

Mungkin agak susah cari kertas pembungkus yang seperti ini di Indonesia. Seperti kertas nasi bungkus ya? Kertas sampul buku bisa jadi alternatif pengganti. Aku coba cari template aksennya di Google. Kupakai keyword ‘leaves template’. Ada yang mirip tapi nggak nemu yang sama persis. Aku belum coba keyword ‘feathers template’.

image

Aku nggak baca full-post-nya jadi cuma bisa bikin perkiraan. Ini sepertinya dibungkus dua kali. Pertama dengan kertas koran terus dilapisi lagi dengan kertas tipis seperti kertas minyak. Talinya nggak bisa diganti dengan pita. Harus dengan tali serat karung seperti di gambar. Pita nggak masuk aja dengan kertas koran. Menurutku sih.

image

Amplopnya bisa bikin sendiri. Beli yang ukuran ini sepertinya nggak bakalan nemu. Atau memodifikasi amplop coklat yang banyak dijual. Template kupu bertaburan di internet. Jepit jemurannya bisa diganti paper clip ukuran besar. Yang aku agak bingung, barang apa yang kita masukkan ke amplop gini? Aksesoris yang nggak berat seperti gelang, kalung, cincin, hiasan rambut gitu mungkin ya?

image

Lain kali kalau dapat kardus jajan yang dialasi kertas putih bunder yang pinggirannya bordiran, jangan dibuang. Bisa buat embellishment kado seperti di gambar. Amplopnya sepertinya dari kertas minyak. Bunganya rajutan. Itu sih bisa diganti dengan kembang kertas atau kain. Biar dikasih permen juga kalau bungkusnya seperti ini girang lah yang dapat.

image

Ini favoritku. Nggak tahu dbungkus dengan kertas apa. Aku tahu kertas yang warnanya seperti ini tapi jauh lebih tipis. Lipatannya juga nggak biasa. Seperti lipatan amplop. Embellishment-nya terdiri dari kertas tipis, pita, kembang kertas, tangkai dedaunan kertas dan tag dalam bentuk yang bervariasi. Tutorial kembang kertas seperti ini bertaburan di internet dan facebook. Sepertinya sih gampang. Yang jelas menghabiskan lem dan nggak bisa pakai lem kertas atau lem tembak.

image

Pas nih buat mbungkus CD! Yang ini butuh jam terbang tinggi. Bikin bunga seperti ini rumit. Kekuatannya ada di kombinasi warna coklat dan pastel, embellishment-nya yang berlapis (2 macam pita; 3 macam daun; bunga kain kecil; pita lagi; bunga kain besar) dan proporsinya separuh dari kado.

image

Dibungkus dengan kertas pola jahitan jaman dulu. Hiasan kembangnya juga. Nggak mungkin lah niru persis. Kertas pola seperti ini dah nggak dijual. Idenya yang bisa ditiru: pakai kertas yang nggak biasa dan nggak gampang didapat. Kembang seperti ini gampang kok bikinnya. Pastikan aja kertasnya tipis dan ringan tapi kaku supaya bisa ngembang seperti di gambar.

Segini dulu Post Selasa Cari Inspirasi-ku. Hasilku niru dan memanfaatkan koleksi ‘sampah’-ku bisa dilihat di Instagram. Sekalian aku jualan barang-barangku yang kondisinya baru betulan. Belinya baru dan nggak pernah kupakai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s